|
19
Menyebabkan timbulnya
beberapa penyakit,
seperti
gangguan terhadap
mata, syaraf,
peredaran darah,
tulang
dan
lain-lain.
7.
Warna
Yang
dimaksud
wama
dalam
hal
i:1i adalah
warna
tembok
ruang tempat
kerja.
Warr.a selain
berpengamh
bagi
para
pekerja
juga
berpengaruf
terhadap
kemampuan
ma:a
untuk
melihat
objek.
Warna
memiliki
sifat
afektif atau
dapat
merr:bangkitkan
perasaan.
Setiap
warna
seclah-olah
memiliki karakter
tersendiri.
Wama
merah
memberi
kesan
mencolok
mata,
membangkitkan
aktivitas,
m
rangsang atau menggelisahkan.
Biru
memberi
kesan
dalam,
tenang,
rnenjauhkan
diri.
Kuning
bersifat
membangkitkan
atau
rnenirnbulkan
aktivitas
tetapi
tidak
begitu dalam
pengaruhnya
seperti
merah.
Hijau
memberi
kesan
me:Jenangkan
dan
meneduhkan.
Hitam
atau
wama-wama gelap
memberi
kesan
menyeramkan,
rnenimbulkan suasana
serius.
Putih
berkesan
kemurnian,
kesuci<L'I,
kebersihan
dan
umamnya
rnenimbdkan
suasana
hati
yang
positif
Kelabu
bersifat
netraL
Dengan
adanya sifat-sifat i::Ulah
maka pemilihan
warna
mangan
tempat
kerja
perlu
diperhatikan
terutama
disesuaikan
dengan kegiata.'
kerjanya maupun ukuran
ruangan yang
tersedia
Misalkan
da!arn
hal
ruangan
terasa
sempit,
pemilihan
warna
yang
sesuai
dapat
menghilangkan
kesan
sempit
tersebut. Hal
ini
sangat
menguntungkan
karena
ruangan
yang berkesan
sempit cenderung
menimbulkan
ketegangan.
2.1.3
Falktor Sosial dan
Keorganisasian
Kadangkala
manusia iebih
mementingkan
kebutuhan
non
materi
dibandingkan
kebu::Uhan materi.
Kebutuhan
non
materi dapat
berupa
kebutuban
rasa aman,
rasa
|