|
36
Dengan
demikian
pembahasan
ini meliputi
cara
mengukur
kesalahan
periksa
dan
memanfaatkan
hasH pengukuran tersebut untuk
memilih
rencana
uji
petik
dengan
kriteria
ongkos
pemeriksaa:1
minimum"
U:;tuk
pengukuran
kesalahan
periksa
diiakukan
denga:; cara percobaan
yang
dilaksanakan
di
CYADHI PERDAJ"\IA, Cirebon"
2.3 Uji Petik
Penerimaan (Penerimaan Sampling)
Lji
petik
penerimaan
(Acceptance
Sampling)
adalah
suatu
kegiaran
pemeriksaan
dengan
tujuan menerimafmeno!ak sejumlah
produk berdasarkan pemeriksaan
pada
sebagian
produk (sampe!). Pada beberapa
kondisi pemeriksaan
melalui uji
petik
ini
lebih
menguntungkan
dibandingkan
dengan
pemeriksaan
100%
(seluruh
produk) antara
lain
jika pemeriksaan
hams dengan cara merusak
produk atau terlalu banyak
produk
maupun
bagian dari suatu
produk
yang harus diperiksa. Di
samping
itu jika
pemeriksaan
memerlukan
biaya tinggi
atau
waktu
yang
cukup
lama,
maka
uji
petik
penerimaan
akan !ebih
menguntungkan
dibandingkan
dengan
pemeriksaan
100%.
Masalah
yang
paling
sering
ditemui
dalam
uji petik penerimaan adalah
mimmcang
siste:n
uji
petik
penerimaan
atau
memilih
sistem
yang
sesuai
dari sejumlah
sistem
yang ada.
Untuk
menilai
kesesuaian
suatu sistem uji
petik penerimaan
pada
kasus
tertentu,
terlebih dahu!u
perlu
dipahami
karakteristik
berbagai sistem yang
ada
tersebut.
Ada sejumlah
simbol
yang
dipakai
pada rencana
uji
petik
penerimaan,
yaitu
:
N
=
jumlah
barang
di
dalam
satu
lot atau
batch.
n =
jumlah barang
di dalam
satu
sampeL
M
=
jumlal1 barang
rusa.l( di dalam sat.x lot
berukuran
N.
m =
jumlah
barang
rusak di
dalam
satu sampel
berukuran
n.
|