![]() 46
Dengan
mendefillisikan S terhadap
a
0
,
a1
,
,ap , an secara berurutan dan menetapkan
harga
turuna."lllya sama
dengan no!, didap'atk.an :
PerSamaan
adalah (n
+
1)
persamaan
linier
dengan
(n
+
1)
besaran
yang
tidak
diketahui
a
0
,
a1
,
,
lJn. Persamaan
persamaan
tersebut
disebut
persamaan
normai
untuk
regresi polinomial
berderajat n.
Setelah
persamaan normal
diselesaikan, harga ao ,
a¹ , ... ,
an dalam persamaan (2.10), diperoleh regresi
polinomial
berderajat n dari
ypada
x
yang
kadang-kadang
diacu
sebagai
penyelesaian.
kurva
kuadrat
terkeeil
dari
polinom
berderajat n.
2.4.2 Distl.'ibusi Hypergeometri
Sering kali jik.a
dilakukan
uji
petik
dari
satu populasi yang terbatas,
kemungkinan jumlah
produk baik dan
cacat
di dalam satu sampel
akan
berbeda
denga.'1
sampel lainnya.
Jik.a produk yang
diperiksa
tanpa
pengembalian ke
dala.rn
sampel
sebanyak n,
yang relatif sedikit
dibandingkan ukuran populasi N,
maka distribusi
binorniai
merupakan pende'Katan yang
cukup
baik
untuk
menggarnbarkan distribusi
hasil
pemeriksaan sampel.
Sebaliknya jika
rasio
produk yang
diperiksa dengan ukuran populasi
besar
mak.a
distribusi binomial kurangtepat
untuk menggambarkan distribusi sebenamya. Jika
rasio
'
|