Home Start Back Next End
  
5
Dalam
pengukuran
menggunakan
IT
Balanced
Scorecard diperlukan
penentuan
bobot
untuk
masing-masing
KPI.
Jessica Keyes
(2009)
menyarankan
penggunaan
AHP
(Analytic
Hierarchy Process)
sebagai
metode
untuk
melakukan
pembobotan
terhadap
KPI.
LC.
Leung,
KC.
Lam,
dan
D
Cao
(2006)
menuliskan
dalam
jurnalnya
yang
berhubungan
dengan
penerapan
Balanced
Scorecard,
bahwa
mereka
menggunakan
beberapa
metode
dalam penentuan
bobot
dan
salah
satunya
adalah metode AHP.
Dari tinjauan pustaka tersebut penulis akan melakukan penelitian berupa
analisa efektifitas kinerja dari sistem informasi pada Vi8e Interactive Pte. Ltd. dengan
menggunakan metode yang dipaparkan, dengan harapan akan memperoleh tingkat
efektifitas kinerja departemen IT.
2.2
Pengukuran Kinerja
2.2.1 
Definisi Pengukuran Kinerja
Anderson
dan
Clancy
(Yuwono,
Soekarno,
Ichsan,
2004:21)
mendefinisikan
pengukuran
kinerja
sebagai:
feedback
from
the
accountant
to
management that
provides information about how well the actions represent the plans; it also identifies
where managers
may
need to
make corrections or
adjustment in
future planning and
controlling activities.”
Sedangkan Anthony, Banker, Kaplan, dan Young (Yuwono, Soekarno, Ichsan,
2004:23)
mendefinisikan pengukuran kinerja sebagai:
the activity of measuring the
performance of an activity or the entire value chain.”
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter