|
7
1.
Menelusuri
kinerja
terhadap
harapan
pelanggan
sehinga
akan
membawa
perusahaan lebih dekat pada pelanggannya dan membuat seluruh orang dalam
organisasi terlibat dalam upaya memberi kepuasan kepada pelanggan.
2.
Memotivasi
pegawai
untuk
melakukan
pelayanan
sebagai
bagian
dari
mata-
rantai pelanggan dan pemasok internal.
3.
Mengidentifikasi berbagai pemborosan sekaligus
mendorong
upaya-upaya
pengurangan terhadap pemborosan tersebut (reduction of waste).
4.
Membuat
suatu
tujuan
strategis
yang
biasanya
masih
kabur
menjadi
lebih
konkrit sehingga mempercepat proses pembelajaran organisasi.
5.
Membangun
konsensus
untuk
melakukan
suatu
perubahaan
dengan
memberi
reward atas perilaku yang diharapkan tersebut.
2.3
Efektifitas
Menurut
Chester Barnard
(Prawirosentono,
2003:28),
efektifitas
lahir
dari
kerjasama
(antar
individu)
berhubungan dengan
pelaksanaan
yang
dapat
mencapai
tujuan
dalam suatu
sistem,
dan
hal
itu ditentukan
dengan
suatu
pandangan
dapat
memenuhi kebutuhan sistem itu sendiri.
Menurut
Peter
Drucker
(Kisdarto,
2002:139)
efektifitas
berarti
sejauh
mana
sasaran
dicapai.
Efektif
dikaitkan
dengan
kepemimpinan
yang
menentukan
hal-hal
apa yang
harus dilakukan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa efektifitas berarti
penyelesaian
pekerjaan
tepat
pada
waktu yang
telah
ditetapkan.
Artinya
apakah
pelaksanaan suatu tugas dinilai baik atau tidak sangatlah tergantung pada bilamana
tugas tersebut berhasil diselesaikan atau tidak.
|