|
30
30
dap at
melakukan 2 (dua)
hal disini:
(1) jik a p emilih
memilih kandidat
y
ang tidak
diin ginkan,
memb iarkan alar m
berbuny i
agar p etugas TPS
men getahui
p
roses
p
emberiaan
suar a belum
selesai
dan
membu an g suara
y
ang b elum
dikonfir masi;
atau (2) jika p emilih
memilih kandid at
y
ang diinginkan,
men gh entikan alar m dan
meny elesaikan p roses p emberian suara hin gga suara terekam.
4. Faking a
fleeing voter to cancel
a
vo te. Jika
di
skenar io sebelumny a,
seran gan
dilakukan
d
en gan
memanf aatkan
fleeing
voters,
dalam
skenar io
ini
Trojan
memalsukan
fleeing voters. Pemilih y ang memilih kand idat
y
ang
tidak
diin ginkan dan
telah melakukan p emberian
suar a
normal
akan
disodorkan
tamp ilan dalam electronic
ba llo t
y
ang
menunjukkan b ahwa
seolah-o lah suara
mereka telah terek am. Sesun gguhny a
Trojan menahan
suara
p
emilih tersebut
hingga
setelah p emilih
men in ggalk an
TPS,
Trojan akan
mengaktivasi alarm.
Petugas
TPS
akan
meny angk a
bahwa
p
emilih
tersebut
adalah
fleeing
voter
dan
membuan g suar a y ang belum dikonf irmasi tersebut.
Ancaman tersebut
merup akan sesuatu y ang p erlu ditan gani agar
indep endensi dari
teknologi R EVS tetap
terjamin sehin gga dap at memp engaruhi p enerimaan REVS.
2.6
2
Factor Authentication (2FA)
Otentikasi merup akan p enggunaan
satu atau
leb ih
mekanisme
untuk
membuktikan bahwa
informasi betul-betul asli, oran g y ang men gakses
atau
member ikan
informasi adalah b etul-betul
oran g
y
an g
dimaksud. Schneier (2005)
|