Home Start Back Next End
  
31
31
menjelaskan bahwa
2FA
merup akan mechanism
which
implements two
of th e
above
mentioned
factors
and
is
therefore
considered
stronger
and
more secure
than
the
traditionally
implemen ted
one
factor  authentication  system.
Tiga
faktor  otentikasi
y
ang diakui
secar a universal
y
ang ada
saat
ini diantarany a what you know (p assword
misalny a),  what
you  have
(misalny a
kartu  ATM 
atau  token),  dan  what
you  are
(misalny a
biometrik).  Two  factor authentifica tion  adalah  sebuah  mek anisme
y
ang
men gimp lementasikan dua
faktor tersebut
di atas
dan karena
itu dian ggap
lebih kuat
dan  lebih  aman  dib andin gkan  d en gan  sistem
tradisional
den gan  men erap kan  satu
faktor otentikasi (Schneier, 2005).
Dalam kasus
p
enarikan
uan g p ada
mesin
ATM
telah
menggun akan otentikasi
twofactor,
dimana
p
engguna
h
arus
memiliki
kartu
ATM ,
y
aitu
what
you
have,
dan
harus
tahu
nomor
identifikasi
p
ibadi
y
ang
unik
(PIN),
y
aitu
what
you know.
Sandi
dikenal 
sebagai
salah  satu  target  termudah  hacker.  Oleh  karen a
itu,  keb any akan
organ isasi sedan g mencari
metode
y
ang leb ih aman
untuk
melindun gi p elan ggan dan
kary awan.  Biometrics  y ang
dikenal
san gat  aman  dan  digun akan  dalam
or ganisasi
khusus, tetap i tidak bany ak digun akan dalam transaksi online atau mesin ATM
karena
harga
p
erangkat  keras  dan  biay a
maintenan ce
y
ang
mah al.  Sebalikny a,  bank  dan
p
erusahaan men ggunakan token sebagai two factor auth entifica
tion (2FA).
Pada    tingkat   
kesulitan    authentication,    p assword   
merup akan    p roses
authentication  y ang  p alin mudah ditembus,
sedan gkan 
security  token  termasuk
kategori
smart card,
satu
tingkat
di bawah biometrics,
y
ang merup akan
tin gkat
y
ang
p
aling tin ggi p ada saat
sekaran g (Thales, 2005).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter