|
18
digunakan
melebihi
batas
wajar,
malah
akan
menyebabkan
menurunnya
nilai
perusahaan.
Menurut
Ross, Westerfield,
Randolph
(2002,
p425),
ada
beberapa cost of
financial
distress yang
harus
dikeluarkan
perusahaan
apabila
perusahaan
mempunyai
hutang yang berlebihan
yaitu
:
1. Direct
Cost
of
Financial
Distress
:
Legal
and
Administrative
Cost
of
Liquidation or Reorganization
Bia ya
yang dikeluarkan
untuk
membayar pengacara
yang terlibat pada tahap
sebelum dan selama proses kebangkrutan serta biaya-biaya
administrasi
lainnya.
2. Indirect Cost of Financial Distress
Sulitnya mengembalikan kepercayaan para investor dan supplier adalah biaya
yang paling besar yang harus dibayarkan secara tidak langsung oleh
perusahaan, karena biasanya penjualan akan menurun drastis akibat dari
ketidakpercayaan tersebut.
3. Agency Cost
Penggunaan
hutang juga akan
memicu conflicts of interest antara stockholders
dan bondholders,
dimana
masing- masing pihak akan berusaha
untuk
mendahulukan kepentingannya sendiri-sendiri
apabila
terjadi
financial
distress.
|