Home Start Back Next End
  
20
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa risiko merupakan gabungan dari “bahaya” dan
“peluang” dimana dalam bidang keuangan, kata bahaya diartikan sebagai risiko
sedangkan peluang diartikan sebagai imbal hasil. Berikut adalah petikannya
:
Risk is
a mix of danger, and opportunity. In financial terms, we term the danger to be ‘Risk’
and the opportunity to be
‘Expected Return’. So, in any
investment, we will convert
the dangert into opportunity”.
Dengan demikian, dapat dikatakan secara garis besar bahwa risiko investasi
terkait  dengan  kemungkinan  mendapatkan  tingkat  imbal  hasil  yang  tidak  sesuai
dengan
apa
yang
diharapkan
semakin
besar
tingkat
pengembalian
yang
diharapkan,
semakin besar pula risiko yang harus ditanggung.
2.4.2 Pengukuran Risiko
Dalam
aktivitas
investasi,
baik
investasi
pada
financial
assets
seperti
saham
dan
obligasi,
maupun
real
assets seperti
tanah
dan
bangunan,
pada
umumnya
mengandung  dua  hal  yang  perlu  dipertimbangkan,  yaitu  risiko  (risk)  dan  tingkat
imbal hasil (return).
Bilamana  suatu  investasi  memiliki  risiko,  berarti  bahwa  investasi  tersebut
tidak
dapat
memberikan
keuntungan
yang pasti. Dalam keadaan ini, pemodal
(investor)
hanya
akan
mengharapkan
untuk
dapat
memperoleh
suatu
tingkat
imbal
hasil tertentu.
Risiko (risk)
merupakan
penyimpangan
(deviasi)
antara
tingkat
imbal
hasil
yang
diperoleh terhadap imbal hasil yang diharapkan.
Oleh
karenanya,
dimensi
risiko
terbagi
menjadi dua,
yaitu
menyimpang
lebih kecil atau
menyimpang
lebih besar.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter