Home Start Back Next End
  
29
indeks. Makin besar beta suatu saham akan semakin besar risiko saham tersebut, dan
semakin besar premi risiko yang diharapkan oleh investor yang akhirnya akan
memperbesar
tingkat
imbal
hasil,
sebaliknya
semakin
kecil
beta
akan
semakin
kecil
risiko
sebuah
saham.
Misalkan
sebuah
saham
dengan
beta
1.5,
artinya
jika 
indeks
naik sebesar 10%
maka
harga saham tersebut akan
naik 15% dan kalau  indeks turun
10% harga saham tersebut akan turun 15%.
Dalam membentuk portofolio saham
tentunya
investor
bisa
memilih
saham-
saham sesuai dengan posisi preferensinya terhadap risiko. Logikanya, semakin besar
risiko akan semakin tinggi tingkat imbal hasil yang diharapkan. Semakin berani
investor
menanggung
risiko
tentunya
saham-saham
yang
dipilihnya adalah saham
dengan
beta
yang
besar,
ya ng
akan
dikompensasi
dengan
tingkat
imbal
hasil
yang
besar pula dan sebaliknya investor bisa memilih
saham dengan beta yang kecil jika
semakin
takut
menanggung
ris
iko,
tetapi
tentunya
dengan
tingkat
imbal
hasil
yang
lebih kecil.
2.6 
Rasio Keuangan
Rasio keuangan digunakan untuk mengidentifikasi tolak ukur kinerja sebuah
perusahaan.
2.6.1 Debt to Equity Ratio
Menurut Ross, Stephen, Westerfield, Randolph (2002, p35) Debt Equity Ratio
adalah sebagai berikut :
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter