Home Start Back Next End
  
18
dihasiika,"l
jaringan 
digunakan
;::erkembangan jaringan.
2.   Tekrillc Belajar
Tet1)acldu(Supervised Learning)
Teknik  
belaja;:
di   mana            
tv su.kan
(input)   dan
cata   yang
   
                           Data   
ma;ukan    
selarJutnya
diperhitungkan
da11 dihasi!kan
suatu
basil perhitungan. Perbedaan
antara
hasi!
perbitungan
denga.fl                     
diharapkan  digwtakan 
U!ltuk
menghitll.tlg
bobct. Bobot
inilah yang digunalca,11
untuk perhitunga.'1 selaPJutnya.
3.   Teknik Belajar Tak Terp<mdiu (Unsupervised Learning)
Teknik be!ajar
sering disebut seif-organizing. Dalarn teknik bela).r
terdapat 
lebih  banyak 
interaksi 
antar  ne11ron,
met!ghasi!kan  suatu
hasil
bali!Glcn 
lfeedback)
da.'1
adanya
hubunga.'l  antar
lap11san 
antara
neuron 
ll
II
if
j:
satu
dengan neuron lara.
"
ii
Jaringan 
propaglY.>i    baiik
digunakan 
dalam
penelitiar,  rru
ii
rr:.e!lggunakan te!L'1ilc oe.U:IJ<ir
terpandu.
2.3
(Back  Proyagation)
Algoritma
pelatihan
jaringan 
pmpagasi   h<Jik lli'ltuk
pelatihan 
jaringan
feedforvHud
dike:nbangkan 
Paul Werbos  kemudian dilanjutkan
o!eh Parker
dan
dan  
     (I'o
&
Rao, 
1995). 
Model 
jariP_gz.n  
ini
m<ruj:lak:an
model JST
yang paling bany<Llc
dipergu:1akan karena proses
pelatihan
                      pula 
bahwa 
sekitar 
80%   proyek 
yang 
ada
dengan 
Jaringar,
Propagasi  Balik   Pada  pelatihan
jaringan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter