|
29
"
Production orierJed corn;pany (2C)
Perus l:iaa.'1
yang rr:enitikberatkan
pada efisiensi
oparasional,
standarisasi produk dan distribusi massaL
Pada situasi 2C,
perus!!haan sukses kllrena.
mema.ng beium
ada
pesaing
dan
tidak
ada
perubahan.lingkungan. Pembeli
harus
meneriJ:l'l.a produk
yang
dibua.t da.<
membeli
produk
di
tempat
yang diteni:l.lk:lL"l.
Selling oriented company (2.5C)
Perusahaan
yang
menitikberatkaJt
pada
care
penjualan
yang
persuasive,
perbaikan
produk
c'.an
promosi
massal.
Pada
situasi 2.5C,
perusa.'J.rum
bisa
berbasi! karena
posisi
pesaing
masih
h;ms.h dan perubaha."llingkungan
masih
kecil-kecilan.
Konsumen
diya.ldnkan
oleh
tenaga
penjualan
y?..ng
bisa
me
gakibatkan situasi
win-lose,
digoda
oleh
promosi
dan
iklan
massal
ya11g gencru:dan menyata.t..an bahwa
pmduk
perusahrum
tersebut
lebih
baik dati
yac'1g lain.
Marketing oriented company (3C)
.Perusahaa.."1
3C tidak
rnenjuai ke
pasar
secara
keseluruhan,
melcinkan
memilih
segmen
pasar
paling efektif
dilayani.
Selain
itu,
perusahaan tidak
hanya
sekedar membuat produk
yang
lebih
baik, tapi
yang
penting
bis.
berbeda
dati
produk-produk
lain
sesuai dengan kebc;tuhan
pe!anggan,
dan
pmmosi
dija1anka>'1
secara
seimbang,
baik pada pe nakai
la.'lgSUJJ.g
ma:upun pedagang.
|