|
32
juga memper!ihatkan
bahwa
banyak
blaya
berdasaokan non-unit berubah
berkenaan dengan
penggerak
(dtlve.i')
aktivitas lainnya.
Akibat
dart
pemecahan biaya telllp
ke dalam
tiga golongan
tersebut rnenjadika'i
perh!tungan titlk·lmpes
unit
pendekallln
ABC
leblh
niemiliki
dimensi
strategis
dalam
pengamfJilan keputusar.
dibanding
dengan
perhitungan
titik·!mpas
unit
pendekatan
tradlsionaL
2.5 Me".odofogi Pel!elitian
:uu;Ienis dan
Metodl!1 Peneill:lan
Jen!s
peneiitian yang
dlgunakan ada!ah
studi kasus yaltu
memusatkan
perhatian pada
perusahaan Bogart's
secara lntensif dan
mendelllU
serta
menghas!lkan
gambaran yang
longitudinal, yakni hasi! pengumpulan data
dan
anafiSis
data
kasus
dalam
satu Jangka
wakru
tertentll.
Metode Penelltian
yang digunakan
adaiah
metode deskriptlf yairu dengan
menggambal'kan
proses pelaporan akuntansi
manajemen perusahaan furnlrur
Bogart's,
balk
dengan slstem tradislonal maupun dengan sistem actMty·bi'!St:d costing,
dan untuk
melih..."l: pengaruhrl\f1l
terhadap titik·impes perusahaan.
:1.!>,2. TslmfK
umplilarn Das!:i!
Teknlk pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara :
1.
Penelitian tapangan
Yaitu
mempero!eh
data primer
dengan
melakuka!l penelitian langwng
pada
perusahaan yang
menjadi objek penalltian. Adapun caranya adalah sebagai berikut :
a. Observasi,
ya!tu
d<>JJgan
melakukan pengamatar. langsung untuk memperoleh
gambaran langsung
mengenal keadaan dan keglatan
yang
dilai<ukan
selama
proses produkSi
daiam
perusahaaf1.
b. Wal!l.'ilr.cara,
ya!tu tanya
jawab dengan pemllik
perusahaan
untuk
mendapatkan
darn yang dapat dipertanggungjawabkan.
,·I
|