Home Start Back Next End
  
 I
31
.
Datam kalkulasi biaya
berdasarkan ABC,
proporsi
non-unit  related
i'JctMties (batch,
prrxiucl:r 
dan
facility)
menjadi signirikan karena produk
mengkonsumsl
tipe-tlpe
aktlvitas
tersebut dengan
proporsi
yang berbeda-beda. Jadi b!aya
varlabe! dalam perhltungan tilik-
·
impas ABC
tldak hanya dlhubungkan
dengan unit-level actMties saja, namun juga dengan
batch-related actifliproduct-sustaining activities, dan f<K:i!ity sustaining activities.
Total blaya
ABC berdasarkan Mulyadi (1997,p247) :
"' facility sustaining actvity costs
b1=
blaya vanabeiper
saruan unit-level actfvity
b2 ,. b!aya variabel per satuan batch-related actfvity
b3 = blay;J variabel per satuan product-sustaining ectivity
.  xl
=
unit-level activities
x2
=
batch-related actfvfdes
x3 = prrxiuct-sustafnil7g
actfvities
blxl  = unit-level activity cost
I
l
I b3x3 = product-sustaining activity cost
b2x2
=
batch-related
acti1dty
cost
j
!
Se!anjutnya 
titl!<-impas ABC adalah
sebagal berikut :
Terdapat
perbedaan dalam formula pemltungan titik-lmpas unit
dari kedua pendekatan
tersebut. Biaya tetap yang dipakai sebagai pembilang
da!am
formula
perhitungan
titik-impas
unit dengan pendekaian ABC dlrinci
ke da!am
tiga l<elompok biaya, yalmi : facility-sustaining
actlvity costs,product-sustaining activity cost,dan batch-related activity costs.
Dalam slstem ABC, biaya dibagl da!am
kategorl berdasarl<an unit
dan non-unit. Slstem
ABC mengakui  bahwa  beberapa
blaya 
tergantung  pada  jumlah  unit 
yang  diproduksl
sedangkan
beberapa
!alnnya tidal<. Namun,  meskipun sistem ABC
mengakui  bahwa biaya
berdasarkan
non-unit
adalah tetap
ber"Kenaan
dengan parubahan blaya
volume prodl!ksi,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter