|
Pada
episode tiga,
ucapan Kambei
mencerminkan nilai
Jin
dan
Rei.
Kambei
mau
menolong seorang
gadis
yang
baru
saja
bertemu
dengan
dirinya
walaupun mungkin
dirinya akan kehilangan nyawa. Kambei
mengakui
tekad Kirara demi
menolong desanya
sehingga
mau
menerima permintaan
gadis
itu
untuk
mengalahkan Nobuseri
tanpa
meminta bayaran
apapun.
Hatinya
yang
merasa
kasihan terhadap desa
Kanna
juga
merupakan salah satu faktor yang membuat Kambei mau menerima tugas itu.
Pada
episode
empat
belas,
ucapan
Kambei
yang
mengatakan bahwa
dirinya
seorang
samurai
mencerminkan nilai
Meiyo. Kambei
tetap
menjaga
harga
dirinya
sebagai seorang samurai karena dia bangga dengan hal
itu. Bagi dirinya
menjadi samurai
adalah
sebuah
kehormatan tersendiri.
Karena
itu
walaupun
sudah
tidak
ada
perang
lagi,
Kambei tetap menjadi samurai.
Sementara
itu
pada
analisis
nonverbal, pada
episode
satu
nilai-nilai yang
ditemukan pada
tindakan
Kambei
adalah
Gi,
Yuu,
dan
Jin.
Kambei
memutuskan setiap
langkah
yang
akan
diambilnya
untuk
menyelamatkan bayi
dari
tangan
seorang
samurai
yang
menyanderanya. Ketika
menjalankan rencana
yang
telah
disusunnya,
Kambei
maju
tanpa
keraguan.
Tekanan
dari
lawannya
tidak
dapat
menghalanginya sebab
dia
mampu
mengendalikan
dirinya
agar
tidak
dikuasai
rasa
takut.
Semua
ini
dilakukannya
karena
Kambei
merasa
kasihan
terhadap
bayi
yang
disandera
serta
pasangan
yang
merupakan
orang tua dari si bayi.
Pada
episode
kedua,
ketika
Kambei
menolong
Kirara,
nilai-nilai yang
dapat
kita
lihat adalah Gi,
Yuu,
dan
Jin. Nilai Gi
membantu Kambei
memutuskan untuk
menolong
Kirara
tanpa
ragu-ragu.
Sementara
itu,
Yuu
memberikan
keberanian
kepada
Kambei
untuk
menjalankan
keputusan
itu
apapun
resikonya.
Dua
hal
di
atas
dikarenakan
oleh
|