Home Start Back Next End
  
78
untuk
meminangnya.
Hal
ini terus berlangsung sampai wanita
malang
ini
memasuki
usia
30 tahun.
Hidup
dalam
kesendirian
membuatnya
tak
kuasa
untuk
kehilangan 
lagi.
Ketika
ayahnya 
meninggal 
dunia,
ia
tidak
dapat
menerima
kenyataan 
dan
tetap
menganggap
bahwa 
ayahnya 
masih 
hidup.
Ia
menyimpan
jenazah  ayahnya 
selama 
hari 
sampai
orang-orang  
memaksa  
untuk 
menguburkaunya.   Sepeninggal   ayahnya,  
ia 
menjalin
hubungan 
yang 
serius  dengan
seorang
rakyat  jelata 
yang  berprofesi  sebagai 
mandor
upahan
bernama
Homer
Barron.
Seperti
yang
sudah-sudah,
hubngan
percintaanya 
tidak
beijalan  
mulus.  
Kali  
ini 
hubungaunya 
ditentang   oleh   warga  
masyarakat  
karena
kekasihnya
ternyata
adalah
seorang
biseksual.
Menolak
untuk
kehilangan
lagi,
akhirnya
Emily
memutuskan
untuk
mengambil
jalan pintas.
Diam-diam
ia
meracuninya
dengan
arsenik 
yang 
membuatnya 
tertidur · untuk 
selamanya.  Sarna 
seperti 
yang 
ia 
lakukan
terhadap
ayahnya,
ia
menyimpan
mayatnya dan
menghabiskan
sisa
hidupnya
menjadi
soerang 
nekrofilia.  Walupun 
begitu,
status
sosialnya 
yang 
tinggi 
yang 
diwarisi 
dari
ayahnya
membuat
wanita
malang ini tak teijamah
hukum.
Dibalik 
kisah  percintaan 
yang
ada,
cerpen 
yang  berlatarbelakang 
di 
Amerika
Selatan
ini
juga
menggambarkan  tatanan
sosial
masyarakat
pada
saat
itu.
Emily
hidup
dalam
masyarakat 
Selatan 
yang
masih
tradisional.
Walaupun 
telah
banyak  perubahan
teijadi 
di  selatan 
setelah  perang
saudara,
masyarakat  di  sana 
masih  tetap  tinggal 
di
'selatan 
yang
lama'
dengan
semua
gaya
hidup dan
tradisinya.
Bagi
mereka,
kehormatan
dan
harga
diri
amatalah
penting.
Karenanya,
Jatar belakang
seseorang
menjadi
perhatian
utama
dalam
masyarakat
yang
menentukan
status
sosialnya.
Di
samping
itu,
masyarakat
pada saat
itu masih
menganut
sistem aristokrasi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter