|
80
aristocrat'
melainkan seorang
'pseudo-aristocrat'
yang
ter!ahir
dalam kekuasaan
dan
kekayaan
yang diwariskan
dari
ayalmya.
Berstatus
sebagai 'ruling
class'
tentunya
hidupnya
tidaklah
luput
dari
hak
dan
kewajiban
yang
menyertainya. Di
satu
sisi
hidupnya
melimpah
dengan
berbagai
kemudahan
yang
membuatuya
menjadi
sombong
karena
merasa
dirinya
lebih
superior.
Hal
ini
berdampak
pada
hubungannya
dengan orang
lain
yang
membuatnya
menjadi
eksklusi£
Dampak
lain
yang ditimbulkan
adalah
sikapnya
yang
sewenang-wenang.
Selain
itu,
kedudukannya
yang kuat
di
dalam
masyarakat
membuatnya
semena-mena
terhadap
pembantunya,
Tobe.
Ia
hampir
tidak
pemah
berbicara
padanya.
Sebagai
makhluk
sosial,
tentulah
hal
ini amat
menyiksa
secara
psikologis.
Sebagai
pembantu,
nampaknya
Tobe
pun
terlibat dalam
pembunuhan
Homer,
walaupun
pada
dasamya
ia
kelihatannya
tidak
ingin
melakukannya.
Namu
apa daya,
ia
tak
kuasa
melawan
'sang
penguasa'.
Di
samping
hak-hak
khusus
yang
diterimanya,
ia
juga
merniliki
kewajiban
yang
harus
dipenuhinya.
Sebagai
orang
yang
berkuasa,
ia tentunya
menjadi
contoh
bagi
masyarakat.
Hal
ini
juga
diperkuat
oleh
kodratnya
sebgai
wanita
yang
berperan
menjaga
nilai-nilai
sosial
dalam
masyarakat. Oleh
karena
itu
hidupnya
menjadi sorotan
publik
dan
masyarakat
mengharapkan
sebuah
hidup
yang
sempuma,
sepadan dengan
norma
norma
yang
berlaku
dalam
masyarakat.
Karenanya,
hubungannya
dengan
Homer
Barron
amatlah
ditentang oleh
masyarakat.
Status sosialnya
yang begitu
tinggi di mata
masyarakat
diperoleh dari
keberhasilan
ayalmya
di
bidang
militer dan
ekonomi.
Status
ayalmya
sebagai
veteran
perang
mendapat
tempat
spesial dalam hati
masyarakat
pada saat itu.
Hal
ini
|