Home Start Back Next End
  
3
Gambar 1.2. Realisasi Produksi, Ekspor, Impor, dan Kebutuhan dalam Negeri
Sumber: Direktorat Jendral Mineral dan Batubara
Menurut
Fajar Widhiyanto
dalam
artikelnya
yang berjudul
“Ironi
Eksploitasi
Tanpa
Kontrol”
di
majalah
Investor
bulan
April
2011
mengatakan
dengan
mencermati
volume
produksi 
batu 
bara 
tiap 
tahun, 
Indonesia 
memiliki 
tingkat 
pertumbuhan 
produksi
sebesar
14,8%.
Untuk
pertumbuhan
ekspor,
berdasarkan
data
Asosiasi
Perusahaan
Batu
Bara
Indonesia
(APBI),
pertumbuhan
ekspor
mengalami
peningkatan
hingga
15,1%
per
tahun.
Sementara
pertumbuhan
penjualan
domestik
hanya
sebesar
13,8%.
Ketua
umum
APBI
Kamandanu
mengungkapkan
pada
Konferensi
Tahunan
Batu
bara
Indonesia
ke
3,
yang
berlangsung
di Jakarta
(31/3),
Indonesia
kini
menempati
posisi
teratas
sebagai
eksportir
batu
bara
thermal,
melampaui
raja
ekspor
Australia.
Kondisi
ini disebabkan
karena melimpahnya
cadangan batu bara Indonesia.
Batu
bara
memberikan
kontribusi
terhadap
pergerakan
ekonomi
di Indonesia.
Menurut
Mashud
Toarik
dari
majalah
Investor
bulan
April
2011,
pertambangan 
batu
bara
punya
arti sangat
penting
dalam
pembangunan
ekonomi
Indonesia.
Bukan
hanya
sebagai salah satu sumber penerimaan
negara dalam bentuk pajak maupun royalti, tetapi
juga 
sebagai 
pemasok 
energi 
primer. 
Tingkat 
ketergantungan   terhadap 
batu 
bara
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter