|
240
5.2. Branding
Branding
mencakup keseluruhan proses
pembangunan dan pencitraan
suatu
brand
secara utuh di
benak
customer,
baik
melalui brand
name,
brand
identity serta
brand
advertising
(Landa,
2006,
p.9).
Brand
merupakan
sarana untuk
mengkomunikasikan berbagai
atribut
yang
terdapat
dalam
produk dan
jasa
yang
ditawarkan, juga kualitas dari perusahaan bersangkutan. Brand juga membangun
suatu
hubungan
khusus
antara perusahaan,
produk
/
jasa,
serta
customer
secara
keseluruhan
dengan
basis
kepercayaan,
yang
bermuara
pada
customer
satisfaction
dan
loyalty
(Levine,
2003,
p.194).
Ambrose
(2011) mengemukakan
sejumlah
faktor
yang berkontribusi
terhadap kesuksesan suatu
brand,
yakni
relevansi,
awareness,
koneksi emosional, nilai, dan accesibility.
5.2.1.Nama
Nama
merupakan
elemen
utama
yang menyangkut
bagaimana
suatu
brand diingat dan didiskusikan, dimana hal
ini berkaitan erat dengan reputasi
dari
produk
/
jasa
bersangkutan,
juga
perusahaan
yang mengeluarkannya
(Healey,
2008).
Neumeier
(2006),
mengemukakan
7
kriteria pemilihan
nama
yang baik, yakni:
|