|
17
Dalam buku Diksi dan Gaya Bahasa disebutkan bahwa gaya bahasa dapat
ditinjau dari berbagai sudut pandang. Gaya bahasa dibedakan dilihat dari segi nonbahasa
dan dari segi bahasa.
Dilihat dari segi nonbahasa, gaya bahasa dibedakan atas tujuh pokok, yaitu
berdasarkan
pengarang,
berdasarkan
masa, berdasarkan
medium, berdasarkan
subjek,
berdasarkan
tempat, berdasarkan
hadirin,
dan
yang
terakhir
adalah
berdasarkan
tujuan.
Dan
apabila
dilihat
dari
segi
bahasa, gaya bahasa dibedakan
berdasarkan titik tolak unsur bahasa yang dipergunakan, yaitu gaya bahasa
berdasarkan
pilihan kata, gaya
bahasa berdasarkan
nada yang terkandung
dalam
wacana, gaya
bahasa berdasarkan struktur kalimat, dan gaya
bahasa
berdasarkan
langsung tidaknya makna. (Keraf, 1980: 115-116)
2.5.1.1.Gaya Bahasa Berdasarkan Pilihan Kata
Gaya
bahasa
berdasarkan
pilihan
kata mempersoalkan
ketepatan
dan
kesesuaian
dalam menghadapi
situasi-situasi
tertentu.
Gaya
bahasa
berdasarkan
pilihan
kata
dibedakan atas:
a.
Gaya
bahasa
resmi; gaya bahasa dalam bentuknya yang lengkap,
dipergunakan
dalam
kesempatan-kesempatan
resmi,
dipergunakan
oleh
mereka
yang diharapkan
mempergunakannya denganbaik dan terpelihara.
Gaya
bahasa
resmi
pertama-tama
adalah bahasa dengan gaya tulisan dalam
tingkat tinggi, walaupun
sering dipergunakan juga dalam pidato-pidato
umum
yang bersifat seremonial.
b.
Gaya
bahasa
tidak
resmi;
gaya
bahasa
yang
umum
dan
normal
bagi
kaum
terpelajar. Bentuknya toidak terlalu konservatif. Biasanya dipergunakan dalam
karya-karya tulis, buku-buku pegangan, artikel-artikel
mingguan
atau
bulanan
yang baik, dalam perkuliahan, editorial, kolumnis dan sebagainya.
c.
Gaya
bahasa
percakapan;
pilihan
kata
dalam
gaya
bahasa
ini
adalah
kata-
kata
populer
dan
kata-kata
percakapan.
Akan
tetapi
harus
ditambahkan
segi-
|