|
15
dalam periode
waktu
untuk
tiap
bisnis
dan
product-markets
bahkan
untuk
organisasi secara keseluruhan.
3.
Resource
deployments
Æ Tiap
organisasi
harus
memiliki
batasan
keuangan
dan sumber
daya manusia. merumuskan sebuah strategi juga melibatkan
keputusan
mengenai
bagaimana
sumberdaya
di
alokasikan,
uraian
bisnis,
product-markets, departemen
fungsional, dan aktivitas-aktivitas dalam tiap bisnis
atau product-markets.
4.
Identification
of
a
sustainable
competitive
advantage
Æ
Salah
satu
hal
yang
penting
dalam strategi
adalah
sebuah
spesifikasi
tentang
bagaimana
organisasi
dapat bersaing dalam tiap bisnis dan product-markets dalam bidangnya.
Dalam
hal ini, manajer harus menyelidiki kesempatan-kesempatan pasar dalam tiap
bisnis dan product-markets dan kompetensi-kompetensi utama perusahaan atau
kekuatan relatif perusahaan terhadap pesaing.
5.
Synergy
Æ
Terciptanya
sinergi
ketika
bisnis
perusahaan, product-markets,
alokasi sumber daya, dan kompetensi telah terlengkapi dan menguatkan satu
dengan yang lainnya.
2.3
Manajemen Strategik
2.3.1
Pengertian Manajemen Strategik
Menurut
David
(2006,
pp5-6)
manajemen
strategik
dapat didefinisikan
sebagai seni dan ilmu untuk memformulasi,
mengimplementasi,
dan
mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat
mencapai
tujuannya.
Seperti
tersirat
dalam definisinya,
manajemen
strategik
berfokus pada mengintegrasikan manajemen, pemasaran, keuangan/akuntansi,
|