|
40
terkenal adalah dari seorang ahli bahasa bernama Eric Lenneberg dalam bukunya
Biological Foundation of Language (1967) yang menyatakan bahwa masa kritis dalam
mempelajari suatu bahasa berakhir di sekitar umur 12 tahun atau masa pubertas.
Beliau menyatakan bahwa bila tidak mempelajari sebuah bahasa asing sebelum umur
tersebut, maka perolehan bahasa akan mengalami kesulitan. Karena menurutnya, otak
anak umur di bawah 12 tahun masih dalam masa perkembangan sehingga akan lebih
mudah untuk mempelajari suatu bahasa.
Secara logika, dalam ilmu syaraf, fungsi otak dari anak usia sebelum pubertas
lebih plastis dalam arti masih berkembang. Dan setelah usia pubertas lewat, maka otak
secara bertahap akan kehilangan plastisitasnya dan kematangan akan menghentikan
masa kritis perolehan bahasa asing. Pada saat ini, struktur otak yang biasanya digunakan
untuk belajar dan memroses bahasa akan kehilangan fungsinya dan digantikan oleh
fungsi lainnya.
Pendukung utama teori masa kritis adalah seorang ahli bahasa yang terkenal
yaitu Noam Chomsky. Chomsky (dalam Crain, 2000) menyatakan bahwa otak manusia
memiliki language acquisition device (LAD : alat untuk memperoleh bahasa), yaitu
sebuah mekanisme atau proses yang menyebabkan anak untuk mengembangkan
kemampuan bahasanya. Menurut teori ini, semua anak terlahir dengan universal
grammar (tata bahasa umum) yang mana membuat mereka bersifat menerima terhadap
seluruh bahasa. Oleh karena latar belakang ini, maka anak kecil dengan mudah
menyerap sebuah bahasa saat mereka terekpos oleh bahasa tersebut.
Teori ini juga didukung dengan studi yang dilakukan oleh Johnson dan Newport
(1989) yang membahas mengenai maturational state hypothesis (hipotesis tingkatan
|