Home Start Back Next End
  
41
kematangan) yang menyatakan bahwa saat masa awal kehidupan (dari bayi sampai
pubertas) manusia memiliki kemampuan terbaik untuk memperoleh bahasa.
Kemampuan ini menghilang seiring dengan meningkatnya kematangan.
Mereka juga menyatakan bahwa pelajar yang terekspos bahasa asing di masa dewasa
menunjukkan performa yang lebih rendah daripada mereka yang terekspos di masa kecil
awal.
David Singleton (1995) menyatakan bahwa dalam mempelajari bahasa asing,
‘semakin muda = lebih baik’. Tetapi beliau juga mengatakan banyak pengecualian,
menambahkan bahwa 5% dari pelajar bahasa asing dewasa menguasai bahasa asing
dengan fasih walaupun mereka mulai mempelajarinya saat mereka sudah dewasa, jauh
sesudah masa kritis berlalu.
Banyak penelitian yang juga menunjukkan bahwa teori masa kritis ini tidaklah
sepenuhnya benar. Penelitian oleh seorang profesor dari Harvard, Chaterine E.Snow
(2002) menunjukkan bahwa dalam mempelajari bahasa asing, walaupun anak kecil
memiliki keuntungan dapat mencapai pelafalan native speaker, namun sesungguhnya
orang dewasa lebih cepat dalam mempelajari bahasa. Dan dalam mempelajari bahasa
asing, antara orang dewasa dan anak kecil memiliki keuntungan dan kerugiannya
masing-masing.
Tabel berikut di bawah ini merupakan perbandingan pembelajaran antara anak
kecil dengan orang dewasa.
Anak Kecil
Orang Dewasa
a. Pembelajarannya berpusat pada subjek
a. Pembelajarannya berpusat pada
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter