Home Start Back Next End
  
34
2.2.   Konsep Pembelajaran
2.2.1.   Konsep Pembelajaran Orang Dewasa
Salah satu aspek penting dalam pendidikan yang perlu mendapat perhatian adalah
konsep pembelajaran orang dewasa. Teori untuk mengajar orang dewasa disebut
andragogi. Andragogi berasal dari bahasa Yunani. Aner artinya orang dewasa dan
agogus artinya memimpin. Kalau ditarik dari pengertian pedagogi, maka andragogi
secara harfiah dapat diartikan sebagai seni dan pengetahuan mengajar dan belajar orang
dewasa, kebalikan dari pedagogi yang diartikan sebagai seni mengajar anak kecil.
Andragogi muncul pertama kali pada tahun 1833 di penulisan buku dari seorang
guru dari Jerman bernama Alexander Kapp. Beliau mengulas teori pendidikan Plato dan
membedakan andragogy (andr- berarti man-dewasa) dengan pedagogy (paid- berarti
child- anak-anak) dan agogos berarti petunjuk.
Semenjak itu konsep andragogi digunakan secara tidak teratur, lalu kemudian
baru dipopulerkan lagi oleh Malcolm S.Knowles pada tahun 1979 di Amerika Serikat.
Dan Knowles juga ditunjuk sebagai “Ayah Pembelajaran Orang Dewasa”.
Dalam bukunya The Modern Practice of Adult Education (1980), Knowles
menegaskan andragogi sebagai “seni pembelajaran orang dewasa”.
Asumsi-asumsi Knowles mengenai orang dewasa adalah sebagai berikut :
1.   Konsep
diri
:
ketika
seseorang
matang,
konsep
dirinya
pindah
dari
seseorang
yang
bergantung pada
yang
lain
menjadi
seseorang
yang
bisa
mengarahkan
dirinya sendiri.
2.   Pengalaman 
seseorang 
yang 
matang 
sudah 
mengumpulkan  dan 
memiliki
banyak pengalaman untuk belajar.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter