|
36
Membelajarkan anak (pedagogi) lebih banyak merupakan upaya mentransmisikan
sejumlah pengalaman dan ketrampilan dalam rangka mempersiapkan anak untuk
menghadapi kehidupan di masa datang. Sebaliknya, dalam pembelajaran orang dewasa
(andragogi) lebih menekankan pada membimbing dan membantu orang dewasa untuk
menemukan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap dalam rangka memecahkan masalah-
masalah kehidupan yang dialaminya. Ketepatan pendekatan yang digunakan dalam suatu
pembelajaran akan mempengaruhi hasil belajar.
Walaupun orang dewasa tidak secepat kanak-kanak dan remaja dalam hal
menyerap informasi, namun mereka dapat menukarnya dengan segudang pengalaman
yang dapat mendukung proses pembelajaran. Dewasa adalah seorang yang mempunyai
pengalaman dan kaya akan informasi. Kebanyakan orang dewasa sudah mendapat
pendidikan lewat pengalaman-pengalaman selama hidupnya. Menurut Knowles (1980),
bagi orang dewasa, proses belajar merupakan process of becoming a person, bukan
process of being shaped, karena identitas diri seorang dewasa sudah terbentuk dari
pengalaman masa lalu mereka.
Pengalaman orang dewasa merupakan sumber belajar yang penting. Pembelajaran
mereka akan lebih berkesan melalui teknik yang berasaskan pengalaman seperti
perbincangan dan penyelesaian masalah. Orang dewasa menghubungkan pengetahuan
dan informasi baru mereka dengan pengalaman-pengalaman mereka terdahulu. Oleh
karena itu, orang dewasa sangatlah menghargai pengalamannya dan jika mereka tidak
bisa menggunakan pengalaman-pengalaman mereka tersebut atau pengalaman mereka
ditolak, maka bisa disamakan bahwa mereka ditolak secara
individu.
|