Home Start Back Next End
  
66
kinerja adalah suatu evaluasi yang dilakukan secara periodik dan sistematis
tentang
prestasi
kerja / jabatan seorang tenaga kerja, termasuk potensi pengembangannya.
Menurut Simamora
(2004,
p338)
penilaian
kinerja adalah
proses
yang
dipakai oleh
organisasi
untuk
mengevaluasi
pelaksanaan kerja
individu
karyawan.
Sedangkan
menurut
Russell
(2003,
p379)
”A
way
of
measuring
the
contribution of
individuals
to
their
organization”.
Penilaian
kinerja adalah cara
mengukur
kontribusi individu (karyawan) kepada
organisasi tempat mereka bekerja. Sedangkan menurut Handoko (2001, p99), penilaian
kinerja adalah proses melalui mana organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi
kerja karyawan.
Menurut
Simanjuntak
(2005,
p20),
evaluasi kinerja
adalah
satu
sistem
dan
cara
penilaian
hasil
kerja
suatu perusahaan atau
organisasi
dan
penilaian
pencapaian hasil
kerja
setiap individu yang bekerja didalam dan untuk perusahaan tersebut.
Evaluasi kinerja terdiri atas beberapa tahapan, yaitu:
Mengumpulkan dan menyeleksi informasi.
Mendeskripsikan dan menginterpretasikan data.
Mengembangkan dan mengkaji informasi.
Menarik kesimpulan.
Dalam
prakteknya,
interaksi
positif
yang
dimaksud
melibatkan
3 (tiga)
pihak,
yaitu
bagian kepegawaian, atasan langsung,
dan
pegawai
yang dinilai. Bentuk interaksi itu adalah
ketiga pihak yang
terlibat harus
memahami bahwa
penilaian prestasi
kerja merupakan suatu
sistem
yang bukan
saja
harus
efektif, melainkan
juga
harus
diterima
oleh
pihak-pihak
yang
berkepentingan.
Yang
dimaksud
dengan
sistem penilaian
prestasi
kerja
adalah suatu
pendekatan
dalam
melakukan
penilaian
prestasi kerja
karyawan yang
didalamnya
terdapat
beberapa faktor.
1) 
Yang dinilai adalah manusia yang disamping memiliki kemampuan tertentu juga tidak
luput dari berbagai kelemahan dan kekurangan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter