|
68
Pencapaian sasaran atau target dalam kuantitas dapat diukur secara absolut,
dalam persentase atau indeks.
Kualitas dari hasil
Kualitas bersifat relatif, sehingga tidak mudah
diukur, dan sangat tergantung
pada selera individu. Kualitas dapat dirasakan, dilihat, atau diraba.
Waktu dan kecepatan dari hasil
Setiap pelaksanaan tugas selalu membutuhkan waktu sebagai masukkan.
Waktu
merupakan sumber
daya
yang
mahal,
karena
dia
terbatas, tidak dapat
disimpan
atau
ditunda. Oleh
karena
itu
setiap waktu
harus
digunakan
secepat
mungkin
dan secara
optimal. Penundaan
penggunaan waktu
dapat
menimbulkan
berbagai konsekuensi biaya besar dan kerugian.
Kehadiran atau absensi
Kemampuan bekerja sama
Rasa dapat dipercaya
Hal
tersebut hampir
sama dengan
yang diungkapkan
Agus
Dharma
dalam
bukunya
Manajemen Supervisi (2003, p355) yang mengatakan
bahwa hampir semua cara pengukuran
kinerja mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
1)
Kuantitas, yaitu jumlah
yang
harus diselesaikan atau dicapai. Pengukuran kuantitatif
melibatkan
perhitungan
keluaran
dari
proses
atau
pelaksanaan
kegiatan.
Ini
berkaitan dengan jumlah keluaran yang dihasilkan.
2)
Kualitas,
yaitu
mutu
yang
harus
dihasilkan
(baik
tidaknya).
Pengukuran
kualitatif
keluaran
mencerminkan
pengukuran
tingkat
kepuasan,
yaitu
seberapa
baik
penyelesaiannya. Ini berkaitan dengan bentuk keluaran.
3)
Ketepatan
waktu,
yaitu
sesuai
tidaknya
dengan
waktu
yang
direncanakan.
Pengukuran
ketepatan
waktu
merupakan
jenis
khusus
dari
pengukuran
kuantitatif
yang menentukan ketepatan waktu penyelesaian suatu kegiatan.
|