Home Start Back Next End
  
71
7.   Ketidakakuratan 
informasi, 
yaitu 
prestasi 
kerja 
yang 
tidak 
baik 
menunjukkan
kesalahan dalam informasi analisis jabatan, perencanaan sumber daya manusia, dan
sistem informasi manajemen personalia yang lain.
8.   Kesalahan
desain
pekerjaan,
yaitu
penilaian
prestasi
kerja
membantu
penyelesaian
kesalahan dalam desain pekerjaan.
9.   Kesempatan  kerja  yang  adil,  yaitu  penilaian  prestasi  kerja  secara  akurat  akan
menjamin keputusan penempatan internal diambil tanpa diskriminasi.
10. Tantangan
eksternal,
terkadang
prestasi
kerja
dipengaruhi
oleh
faktor-faktor
diluar
lingkungan
kerja
seperti
keluarga,
kondisi
finansial.
Dengan
penilaian
prestasi kerja
tersebut,
memungkinkan
departemen
personalia
memberikan
bantuan kepada
karyawan yang memerlukan.
Dessler (Sirait, 2006, p129), menyebutkan beberapa alasan pentingnya penilaian kinerja,
yaitu :
1.   memberikan informasi untuk keputusan promosi dan gaji.
2.   memberikan peluang kepada karyawan itu sendiri dan supervisornya untuk meninjau
perilaku yang berkaitan dengan pekerjaan.
3.   penilaian prestasi kerja merupakan pusat bagi proses perencanaan karir.
Sementara  itu,
Werther
dan  Davis  (Sirait,  2006,  p129)  menyebutkan  manfaat  atau
kegunaan penilaian kinerja, sebagai berikut:
1) 
Memperbaiki prestasi kerja.
Prestasi
yang sudah
baik
harus
ditingkatkan
lagi
dan
prestasi
yang
buruk
harus segera
diperbaiki. Umpan
balik pelaksanaan kerja
memungkinkan
karyawan
dapat memperbaiki prestasi kerja mereka.
2) 
Dapat melakukan penyesuian kompensasi.
Kompensasi
tidak
boleh
statis,
tetapi
harus
bersifat
dinamis,
yaitu
dinamis
dalam  pengertian 
menurut  harga  pasar 
dan 
kontingensi  (dihubungkan 
dengan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter