|
28
Persepsi
didefinisikan
sebagai proses
yang
dilakukan individu
untuk
memilih, mangatur, dan
menafsirkan stumulasi ke
dalam gambar yang berarti dan
masuk akal
mengenai dunia.
Menurut
Sutoji,
2001, p67
dari
definisi yang umum
dapat
dilihat bahwa
persepsi
seseorang
akan berbeda dengan
yang
lain. Cara
memandang
suatu produk sudah pasti
dipengaruhi oleh
sesuatu
yang
dalam
maupun
luar
orang
lain. Media massa
dengan
segala
bentuknya
dapat
membentuk
persepsi
yang
serupa
antara
warga
kelompok masyarakat
tertentu.
Dalam hal pemasaran,
pengaruh
iklan di media
massa, kemasan
produk,
papan
reklame, dan
sebagainya mempengaruhi
persepsi seseorang terhadap suatu produk.
Menurut
Sutoji, 2001, P67, pesepsi
sebagai
proses dimana sensasi yang diterima
oleh
seseorang
dipilah
dan
dipilih, kemudian diatur
dan
akhirnya diinterpretasikan. Sensasi
datang dan diterima
oleh
manusia
melalui
panca
indera, yaitu
mata, telinga, hidung, mulut
dan kulit yang
disebut juga
system sensorik. Input sensorik atau
sensai yang
diterima
oleh
sistem sensorik manusia
disebut juga dengan stimulasi.
Menurut
William
J. Stanto
dalam
Setiadi (2003,
p160)
persepsi dapat
didefinisikan
sebagai
makna
yang kita
dihubungkan
berdasarkan
pengalaman
masa
lalu,
stimulasi
(rangsangan-rangsangan)
yang kita terima dari lima indra. Sedangkan
menurut
Webster
dalam
Setiadi (2003,
p160)
persepsi adalah proses
bagaimana stimuli
itu,
diorganisasi, dan
diinterpretasikan. Persepsi
kita dibentuk oleh tiga pasangan pengaruh
:
1. Karakteristik dari
stimuli.
2.
Hubungan stimuli dengan sekalilingnya.
3.
Kondisi-kondisi di dalam diri
kita sendiri.
Stimuli
I
stimulus
adalah
setiap
bentuk
fisik,
visual
atau komunikasi
verbal
yang
dapat
mempengaruhi tanggapan individu. Kita
merasakan
bentuk,
warna, suara, sentuhan,
aroma, dan rasa dari stimuli. Perilaku kita
kemudian
dipengaruhi oleh persepsi-persepsi fisik
|