|
25
produksi, termasuk biaya pembuatan film
dan honoranium artis
yang
terlibat,
bisa
menghabiskan
jutaan rupiah.
Belum
lagi
penyiarannya
yang
harus diulang-ulang pada jam-jam siaran utama.
-
Khalayak yang tidak selektif,
sekalipun
berbagai
teknologi
telah
diperkenalkan untuk
menjangkau
sasaran
yang
lebih
efektif,
televisi
tetap
sebuah
media
yang
tidak selektif,
segmentasinya tidak
setajam surat
kabar
atau
majalah.
Jadi,
iklan-iklan
yang
disiarkan
di
televisi
memiliki
kemungkinan menjangkau pasar tidak tepat.
-
Kesulitan
teknis,
media
ini
juga
tidak
luwes
dalam
pengaturan
teknis.
Iklan-iklan
yang
telah
dibuat
tidak
dapat
diubah begitu
saja jadwalnya,
apalagi menjelang jam-jam penyiaran.
Radio,
Radio media yang memiliki jangkauan selektif
terhadap segmen
pasar
tertentu.
Dalam
masyarakat
agraris
dengan
jangkauan
wilayah yang
sangat
luas, radio telah menjawab kebutuhan untuk meyakinkan komunikasi yang
dapat memacu perubahan masyarakat.
Kekuatan:
-
Audience
Selectivity,
dibandingkan
dengan
media
lainnya,
setiap
radio
siaran
yang mempunyai pendengar
yang spesifik.
Jika
televisi dilihat oleh
segala lapisan masyarakat, maka setiap stasiun radio memiliki pendengar
yang
berbeda-beda.
Radio
Prambors
misalnya,
mempunyai
pendengar
dari
kalangan
remaja
di
Jakarta,
yang
memiliki
kelas
sosial
ekonomi
menengah
ke
atas
dan cenderung
metropolis.
Dari
segi
ini
pengiklan
dapat
memilih
stasiun
radio
mana
yang
format
programnya
cocok
atau sesuai
dengan
prospeknya.
|