Home Start Back Next End
  
53
a.    Identifikasi Masalah
Proses
pembelian
dimulai pada
saat pembeli
mengenali
sebuah
masalah
atau
kebutuhan.
Kebutuhan tersebut
dapat
dicetuskan
oleh stimulus
internal atau
eksternal. Dalam
kasus pertama, salah satu kebutuhan
dasar seseorang,
misalnya
lapar, haus. Dalam kasus kedua, kebutuhan ditimbulkan oleh rangsangan eksternal.
b.    Pencarian Informasi
Konsumen
yang
terangsang
kebutuhannya
akan terdorong
untuk mencari informasi
lebih banya. Melalui
pengumpulan informasi,
konsumen mengetahui
tentang merek-
merek yang ada dan keistimewaan dari tiap merek tersebut.
c.   
Evaluasi Alternatif
Beberapa 
konsep 
dasar 
akan 
membantu 
dalam 
memahami 
proses 
evaluasi
konsumen:
pertama,
konsumen
akan
berusaha
memenuhi kebutuhan.
Kedua,
konsumen mencari manfaat yang akan diperoleh
dari solusi produk yang ditawarkan.
Ketiga,
konsumen
memandang
masing-masing
produk
sebagai sekumpulan atribut
dengan  kemampuan  berbeda-beda  dalam  memberikan  manfaat  yang  digunakan
untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Konsumen akan memberikan perhatian
terbesar kepada atribut yang mampus memberi manfaat yang dicarinya.
d.    Keputusan Pembelian
Pada saat hendak memutuskan pilihan pembeliannya, terdapat dua faktor antara niat
pembelian dan
keputusan pembelian. Faktor pertama adalah sikap
orang lain. Faktor
kedua
ialah faktor situasi
yang tidak
terantisipasi
yang
dapat
mengubah
niat
pembelian.
Faktor
pertama,
sikap
orang
lain
seperti:
(1)
intensitas
sikap
negatif
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter