|
32
nasihat,
dan bantuan
kepada
karyawan
individu.
Kelompok
kerja
yang
baik dapat
membuat pekerjaan menjadi
menyenangkan.
6. Working ©ondition (kondisi kerja)
Keadaan
atau
suasana
di tempat
kerja
merupakan faktor
lain
yang
mempengaruhi
kepuasan
kerja.
Bila
kondisi
kerjanya baik, bersih, atraktif, nyaman, maka
karyawan
akan merasa mudah dalam menjalankan pekerjaannya.
2.4.3 Pengukuran Kepuasan Kerja
Indikator turunya kepuasan kerja penting untuk diketahui oleh setiap perusahaan,
karena
dengan
pengetahuan
tentang
indikasi
dari
kepuasan
kerja
karyawan,
maka
akan
dapat mengetahui sebab dari turunya kepuasan kerja.
Menurut Robbins (2003,p47) kepuasan kerja dapat diukur melalui indikator-indikator
dari variabel bergantung dalam perilaku organisasi, yaitu:
1. Productivity (produktivitas)
Merupakan
ukuran
kerja
yang
mencakup
efektifitas
dan
efisiensi.
Suatu
organisasi
dapat
dikatakan
produktif jika
organisasi
itu
mencapai
tujuan-
tujuanya, dan mencapainya dengan merubah masukan menjadi keluaran biaya
rendah.
2. Absenteeism (kemangkiran)
Yaitu
mengenai
ketidak hadiran
karyawan
pada hari
kerja
tanpa
adanya
penjelasan atau laporan.
3. Labor turn over
(tingkat keluar masuknya karyawan)
Yaitu
tingkat
masuk dan
keluarnya
karyawan
dari dan
keperusahaan
secara
permanen baik yang dilakukan secara sukarela ataupun tidak dari perusahaan.
|