![]() 31
saringan 2,36 mm (ayakan No. 4). Agregat halus tidak dipakai agar terbentuk rongga-
rongga pada beton yang nantinya akan berfungsi sebagai aliran air.
Air
Jumlah air yang digunakan diperhatikan dengan seksama, dimaksudkan agar beton
yang terbentuk memiliki rongga-rongga yang baik serta ikatan antar agregatnya kuat.
Kesalahan dalam pengendalian faktor air semen dapat membuat rongga-rongga pada
beton berpori menjadi tertutup, ikatan antar agregat menjadi lemah, sehingga
menjadikan kuat tekan beton berpori menjadi rendah. Faktor air semen yang biasanya
digunakan untuk beton berpori adalah sebesar 0,3 0,4.
Faktor air semen adalah angka perbandingan antara berat kadar air bebas dan berat
kadar semen dalam campuran beton. Faktor air semen memegang peranan penting
dalam keawetan dan performa dari beton tersebut. Kekurangan
air membuat pasta
semen dan agregat tidak akan tercampur dengan sempurna, seperti gambar 2.4 (a).
(a) Campuran Beton Kekurangan Air
(b) Campuran Beton Kelebihan Air
|