Home Start Back Next End
  
32
(c) Campuran Beton dengan Proporsi Air yang Tepat
Gambar 2.4 Campuran Adukan Beton Berpori
(sumber: Pervious Concrete Pavements, Portland Cement Association)
Faktor air semen pada beton berpori sangat mempengaruhi kekuatan ikatan antara
pasta semen dan agregat. Sebaliknya, apabila kelebihan air akan membuat campuran
beton menjadi bleeding
sehingga mudah keropos dan lunak, seperti gambar 2.4
(b).
Untuk itu dibutuhkan perancangan proporsi air yang tepat agar terbentuk campuran
pasta semen yang mengikat agregat dengan sempurna. Ikatan antara pasta semen dan
agregat yang tepat dapat dilihat pada gambar 2.4 (c).
Beton harus selalu dibuat dengan workability, konsistensi dan plastisitas yang
sesuai dengan kondisi pekerjaan. Workability
sering diartikan sebagai tingkat
kemudahan pengerjaan campuran beton untuk diaduk, dituang, diangkut dan dipadatkan
atau suatu ukuran sulit atau mudahnya mengecor, mengkonsolidasikan dan
menyelesaikan beton. Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi sifat kemudahan
campuran adukan beton dalam pengerjaannya, antara lain :
a.
Jumlah air yang dipakai dalam campuran adukan beton. Makin banyak air yang
dipakai, makin mudah beton segar itu dikerjakan. Tetapi pemakaian air juga tidak
boleh terlalu berlebihan.
b.
Penambahan semen ke dalam campuran juga memudahkan cara pengerjaan betonnya,
karena diikuti dengan penambahan air untuk memperoleh nilai faktor air semen tetap.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter