Home Start Back Next End
  
21
Fisher, et al. mengatakan bahwa stres tidak selalu merupakan fenomena yang
merusak/merugikan karena dalam kenyataannya, sejumlah stres merupakan
suatu hal penting dan proses yang mungkin perlu dilalui seseorang dalam
rangka mencapai tujuan. 
Krantz menyatakan bahwa stres mengacu pada suatu keadaan internal dari
seorang individu yang mempersepsikan adanya ancaman-ancaman atau
tantangan-tantangan terhadap kondisi kesehatan fisik dan atau mental.
Menurut Luthans dalam penelitian Theresia Sunarni dan Veni Istanti yang
berjudul Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di
PT. Interbis Sejahtera Palembang (Jurnal Teknik Industri, 2007:22) mengatakan
bahwa stres merupakan suatu tanggapan dalam menyesuaikan diri yang dipengaruhi
oleh perbedaan individu dan proses psikologis, sebagai konsekuensi dari tindakan
lingkungan, situasi atau peristiwa yang terlalu banyak mengadakan tuntutan
psikologis dan fisik seseorang.
Dengan demikian, stres kerja merupakan akibat dari adanya tekanan, beban dan
konflik, serta ketidaksesuaian
antara sifat ataupun sikap karyawan
dengan aspek-
aspek pada pekerjaannya.
II.1.4.2 Dampak Stres Kerja
Masalah karena tingkat stres yang tinggi dapat ditunjukan melalui
(Luthans,
2006:456) :
1.
Masalah kesehatan fisik yang berhubungan dengan stres kerja adalah sebagai
berikut:
Masalah sistem kekebalan tubuh, di mana terdapat pengurangan
kemampuan untuk melawan sakit dan infeksi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter