Home Start Back Next End
  
26
memberikan kondisi beban kerja yang berlebihan serta adanya tuntutan
pengetahuan dan keterampilan yang tidak sesuai dengan bakatnya.
6.
Budaya dan Iklim Organisasi. Bagaimana para tenaga kerja mempersepsikan
kebudayaan, kebiasaan, dan iklim dari organisasi adalah penting dalam
memahami sumber-sumber stres potensial sebagai hasil dari beradanya
mereka dalam organisasi: kepuasan dan ketidakpuasan kerja berkaitan dengan
penilaian dari struktur dan iklim organisasi.
7.
Home-Work Interface. Konflik ini dapat berupa gangguan bekerja dengan
keluarga (di mana tuntutan pekerjaan menciptakan kesulitan untuk kehidupan
rumah) ataupun
gangguan keluarga dengan pekerjaan (di mana tuntutan
kehidupan rumah menciptakan kesulitan untuk bekerja).
Dari faktor-faktor tersebut dapat diperoleh indikator-indikator dari variabel stres
kerja (Siti Rahmawati, 2009) yaitu sebagai berikut :
1.
Indikator dari sub variabel tuntutan tugas :
a.
Tugas yang diberikan berlebihan.
b.
Tanggung jawab yang diberikan memberatkan.
c.
Mengalami kesulitan dalam memenuhi target.
d.
Dikejar waktu dalam menyelesaikan tugas.
2.
Indikator dari sub variabel tuntutan peran :
a.
Mengerjakan pekerjaan yang tidak dimengerti atau tidak cocok.
b.
Tujuan yang ditetapkan perusahaan tidak sesuai dengan harapan.
c.
Ditekan dengan banyak peraturan dalam menjalankan tugas.
3.
Indikator dari sub variabel tuntutan hubungan antarpribadi :
a.
Hubungan dengan rekan kerja tidak baik.
b.
Kesulitan berkomunikasi dengan atasan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter