Start Back Next End
  
18
c)
Stimulasi Intelektual
(Intellectual Stimulation)
: Pemimpin mendorong bawahan
untuk lebih kreatif,
serta
mendorong
bawahannya
untuk menggunakan
pendekatan-pendekatan baru yang lebih rasional
dalam pengambilan keputusan
dan cermat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada .
d)
Perhatian
yang bersifat Individual (Individualized Consideration)
:  Pemimpin
memberikan perihatian pribadi kepada bawahannya,
seperti
memperlakukan
mereka sebagai pribadi yang utuh,
mempertimbangkan kebutuhan dari
bawahannya, serta melatih dan memberikan saran kepada bawahannya.
Dalam jurnal Boateng (2012) menyatakan bahwa :
     Bass (1985) proposes that transformasional leadership was characterized by
four factors included; charisma that involved the followers respect and trust for
the visionary leader; inspirational motivation which involved using symbols or
emotional appeals to gain support for the vision; intellectual stimulation which
dealt with encouraging followers to think about old problems in new days; and
individual consideration which reflected the personal concern expressed by the
leader for the follower.
2.1.2.7
Gaya Kepemimpinan Transaksional
Dalam Yukl (2013, p.312) Bass memandang kepemimpinan transaksional sama
dengan Burns yaitu sebuah pertukaran imbalan –
imbalan untuk mendapatkan
kepatuhan. Namun demikian, Bass mendefinisikan kepemimpinan transaksional dalam
arti yang lebih luas dari
pada Burns. Menurut Bass dalam Robbins dan Judge (2007,
p.387) pemimpin transaksional adalah pemimpin yang memadukan atau memotivasi
pengikut mereka dalam arah tujuan yang ditegakkan dengan memperjelas peran dan
tuntutan tugas.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter