|
17
membuat orang untuk melihat suatu hal melampui kepentingan dirinya sendiri untuk
meraih suatu hal yang mustahil.
Dari pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan
transformasional merupakan pemimpin yang kharismatik dan mempunyai peran sentral
serta strategi dalam membawa organisasi mencapai tujuannya. Pemimpin
transformasional juga harus mempunyai kemampuan untuk menyamakan visi masa
depan
dengan bawahannya, serta mempertinggi kebutuhan bawahan pada tingkat yang
lebih tinggi dari pada apa yang mereka butuhkan.
Interaksi yang timbul antara pemimpin dengan bawahannya ditandai dengan
pengaruh pemimpin untuk mengubah perilaku bawahannya menjadi seorang yang
merasa mampu dan bermotivasi tinggi dan berupaya mencapai prestasi kerja yang tinggi
dan bermutu. Pemimpin mempengaruhi pengikutnya sehingga tujuan organisasi akan
tercapai.
Bass dalam Robbins dan Judge (2007, p.387) dan Bass dalam Hariyanti (2011),
mengemukakan ada empat karakteristik kepemimpinan transformasional, yaitu :
a)
Pengaruh Ideal (Idealized Influence)
: Pengaruh yang ideal berkaitan
dengan reaksi bawahan terhadap pemimpin. Pemimpin diidentifikasikan dengan
dijadikan sebagai panutan, dipercaya, dihormati dan mempunyai visi dan misi
yang jelas menurut persepsi bawahan dapat diwujudkan.
b)
Motivasi yang Inspirasi (Inspirational Motivation): Pemimpin yang inspirasional
adalah seorang pemimpin yang bertindak dengan cara memotivasi dan
menginspirasi bawahan yang berarti mampu mengomunikasi ekspektasi yang
tinggi dari bawahannya, menggunakan simbol-simbol untuk berfokus pada upaya
bawahannya dan menyatakan tujuan-tujuan penting secara sederhana.
|