Start Back Next End
  
12
Jika nilai r pada korelasi Pearson product moment lebih besar dibandingkan
nilai r pada tabel distribusi normal, maka instrumen dikatakan valid. 
2.6.2
Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas merupakan alat pengukuran untuk mengetahui apakah dalam
instrumen terdapat bias atau sudah konsisten dan layak dijadikan sebagai
sebuah insturmen dalam penelitian (Sekaran, 2003: 203). Uji ini juga dapat
diartikan sebagai tingkat konsistensi pertanyaan atau pernyataan suatu tes
apabila diberikan dalam waktu yang berbeda (Nuswowati, Binadja, Soeprodjo,
dan Ifada, 2010: 568). Uji ini dapat menggunakan perhitungan alpha cronbach.
Berikut di bawah ini merupakan rumus koefisien alpha cronbach
(Margono,
2012: 10): 
a = koefisien alpha cronbach
k  = jumlah butir pada instrumen 
= variansi pada skor butir instrumen
= variansi pada skor pada semua butir instrumen
Menurut Budiharto (2008: 77), jika koefisien alpha > 0,6, maka instrumen
dianggap bagus. Pendapat lain menyatakan bahwa reliabilitas dianggap
memuaskan apabila koefisien alpha > 0,7 (De Vaus (2004) di dalam Anggoro
dan Widhiarso, 2010: 181).
2.6.3
Uji F
Uji F berguna untuk mengetahui hubungan antara variabel independen
terhadap variabel dependen secara keseluruhan (Dewi, 2012: 12). Rumus untuk
menghitung nilai F adalah (Hadi (2004) di dalam Dewi, 2012: 12):
Apabila nilai F hasil perhitungan lebih besar dibandingkan nilai F pada tabel,
maka terdapat pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen
secara signifikan dan bersamaan (Dewi, 2012: 12) atau hipotesis akhir diterima
(Setyorini, Maghfiroh, dan Farida, 2012: 41).
2.6.4
Uji t
Uji t berguna untuk mengetahui tingkat signifikansi variabel independen
terhadap variabel dependen secara parsial (Dewi, 2012: 11). Berikut di bawah
ini merupakan rumus untuk menghitung t (Dewi, 2012: 11):
r = koefisien korelasi
n = nilai pada variabel ke-n
Jika nilai pada t yang dihitung lebih besar dibandingkan dengan nilai t pada
tabel, maka variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen
secara parsial (Ghozali (2009) di dalam Dewi, 2012: 11). Dengan kata lain,
hipotesis akhir (H1) diterima (Setyorini, Maghfiroh, dan Farida, 2012: 41).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter