Start Back Next End
  
13
liabilitas yang timbul sebesar nilai wajar aset sewaan. Jika transaksi sewa tersebut
tidak tercermin dalam laporan posisi keuangan lessee, maka sumber daya ekonomi
dan tingkat kewajiban dari entitas menjadi terlalu rendah sehingga mendistorsi rasio
keuangan (PSAK nomor 30 revisi 2011 paragraf 21). 
Klasifikasi sewa
sebagai finance lease atau sebagai operating lease akan
memiliki konsekuensi yang berbeda pada pengungkapan dari komitmen sewa yang
ada.
Lessee harus mengakui finance lease sebagai aset dan liabilitas dalam laporan
posisi keuangan sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari
pembayaran sewa minimum, jika nilai kini tersebut lebih rendah daripada nilai wajar.
Pembayaran sewa minimum dipisahkan antara bagian yang merupakan beban bunga
dan pengurangan liabilitas. Beban keuangan akan dialokasikan pada setiap periode
selama masa sewa, pengurangan liabilitas dicatat sebagai liabilitas lancar yang akan
segera diselesaikan pada periode yang bersangkutan. Selain itu, finance lease akan
menimbulkan beban penyusutan untuk aset tersusutkan yang dihitung berdasarkan
standar akuntansi yang berlaku dan beban keuangan pada setiap periode akuntansi. 
Sebaliknya, lessee tidak mengakui operating lease sebagai aset dan liabilitas
dalam laporan posisi keuangan, melainkan sebagai beban sewa dengan dasar garis
lurus selama masa sewa,
kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih
mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati pengguna. Oleh karena
itu, lessee hanya mengakui dan mengungkapkan komitmen pembayaran sewa
minimum atas operating lease pada catatan atas laporan keuangan. 
Tabel 2.1
berikut
ini menunjukkan perbedaan antara
finance lease dan
operating lease pada pengakuan dan pengungkapan dalam
laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi dan catatan
atas laporan keuangan, berdasarkan PSAK nomor 30
revisi 2011.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter