|
18
Linguistik dan linguistik komputasi.
Teknologi informasi seperti sistem berbasis pengetahuan, dokumen dan
manajemen informasi, sistem pendukung kinerja elektronik, dan
teknologi basis data.
Informasi dan ilmu pustaka.
Penulisan teknis dan jurnalisme.
Antropologi dan sosiologi.
Pendidikan dan pelatihan.
Pengisahan cerita dan studi komunikasi.
Teknologi kolaboratif seperti karya kolaboratif
didukung komputer dan groupware,
dan juga intranet, extranet, portal, dan teknologi web lainnya.
Daftar ini tidak berarti lengkap, tetapi berfungsi menunjukkan akar yang sangat
bervariasi yang memberikan hidup kepada KM dan terus menjadi landasannya saat ini.
Sifat multidisipliner KM mewakili suatu pedang bermata dua. Di satu sisi, itu
merupakan keuntungan karena hampir semua orang dapat menemukan landasan familiar yang
akan menjadi dasar pemahaman mereka dan bahkan praktik KM. Seseorang dengan latar
belakang jurnalistik, misalnya, dapat dengan cepat mengadaptasi
keahlian seseorang untuk
mendapatkan
pengetahuan dari para ahli dan merumuskan kembali mereka
seperti cerita
organisasi yang akan disimpan dalam memori organisasi.
2.9
Tujuan Knowledge Management
Dalam
Jurnal Purnama (2011)
yang berjudul Knowledge Management, Pengertian
dan Manfaat bagi Organisasi, KM akan memberikan pengaruh positif bagi proses bisnis
organisasi baik secara langsung maupun tidak langsung. KM sendiri digunakan untuk
memperbaiki komunikasi di
antara manajemen atas dan
para anggota
untuk memperbaiki
proses kerja serta menanamkan budaya berbagi pengetahuan atau knowledge sharing.
|