|
39
7.
Efisiensi tim, waktu, biaya, personel dan daya yang dibutuhkan
oleh tim untuk memenuhi perubahan requirement yang
diberikan.
8.
Performa dari software development, selesai tepat waktu, sesuai
anggaran, dan memenuhi fungsionalitas yang diinginkan adalah
dimensi yang penting untuk mengevaluasi performa dari
software development.
2.2.3 Game
Rogers (2010: 3)
menjelaskan game
sebagai sebuah aktifitas
bermain, yang dilakukan dalam konteks realita semu dimana memerlukan
setidaknya satu orang pemain, memiliki aturan, dan memiliki sebuah
kondisi kemenangan. Rogers juga mengatakan bahwa sebuah
game
membutuhkan objectives atau tujuan. Di dalam buku
Art of Game Design:
A Book of Lenses, Schell (2008: 34), menyimpulkan bahwa sebuah game
harus memiliki kualitas kualitas yang membedakan game dengan aktifitas
lainnya. Game
harus diikuti secara sukarela, memiliki tujuan, konflik, dan
aturan, terdapat pihak yang menang dan kalah, interaktif, memiliki
tantangan, dapet menciptakan suatu nilai internal, melibatkan pemain, dan
merupakan sebuah sistem formal yang tertutup. Schell juga menambahkan
bahwa sebuah game
memiliki masalah untuk diselesaikan, namun tidak
semua masalah adalah game. Berdasarkan hal ini serta seluruh kualitas dari
sebuah game, Schell (2008: 37) menyimpulkan bahwa game adalah sebuah
aktifitas penyelesaian masalah yang menggunakan sikap bermain dalam
pendekatannya.
Sebuah game
memiliki banyak elemen
elemen penting yang
menyusunnya. Schell (2008: 41-42) mengatakan ada 4 elemen penting yang
menyusun sebuah game:
1.
Mechanic
Mechanic
adalah aturan, dan prosedur yang berlaku pada sebuah game.
Mechanic menentukan tujuan pemain, apa yang dapat dilakukan untuk
mencapai tujuan itu dan apa yang tidak dapat dilakukan. Ketika memilih
mechanic yang sesuai untuk gameplay yang akan dibuat, developer
harus
|