|
8
keadaan, para konsumen mengidentifikasikan dan tertarik secara
emosional dengan image
mental yang dikembangkan dan
didapatkan dari perusahaan atau suatu brand.
3.
Trust
Kepercayaan tidak berkaitan dengan ketertarikan emosional.
Kepercayaan disini dapat diidentifikasi sebagai kebutuhan dan
keinginan pelanggan untuk bergantung pada organisasi atau brand
dagang untuk melaksanakan fungsinya.
Dalam banyak situasi,
kepercayaan berarti pelanggan percaya bahwa marketer
mempunyai integrasi dan reliable.
Dalam penjualan personal,
kepercayaan berarti seorang pelanggan telah percaya bahwa
penjualan dilakukan secara jujur, adil, bertanggung
jawab, dan
dapat bergantung pada semua perkataan marketer
yang
menjanjikan.
4.
Pengurangan Pilihan dan Kebiasaan
Penelitian terhadap pelanggan menunjukkan bahwa konsumen
mempunyai kecendrungan untuk mengurangi pilihan-pilihan. Pada
kenyataannya, konsumen menyukai untuk mengurangi pilihan-
pilihanmereka untuk pengaturan yang terkontrol, biasanya tidak
lebih dari tiga. Para konsumen merasa nyaman dengan brand yang
familiar dan keadaan yang sudah terbiasa. Dengan repetisi yang
sederhana kita menjadi familiar dengan brand, toko, perusahaan,
website, atau search
engine. Kita membangun kebiasaan yang
menghasilkan keberlanjutan.
5.
Histori dengan Perusahaan
Orang yang telah mempunyai histori yang panjang
denganperusahaan dapat menimbulkan keterkaitan
intergenerasional, yaitutransmisi informasi, kepercayaan, dan
sumber daya dalam keluargadari satu generasi ke generasi
selanjutnya.
Pengalaman positif
pelanggan terhadap perusahaan
memberikan pengaruh pada loyalitas pelanggan.
|