|
19
Citra merek merupakan representasi dari keseluruhan persepsi terhadap
merek dan dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek itu.
Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan dan
preferensi terhadap suatu merek. Konsumen yang memiliki citra yang positif
terhadap suatu merek, akan lebih memungkinkan untuk melakukan pembelian
(Setiadi, 2003:180).
Menurut Keller (2003:166) brand image adalah anggapan tentang merek
yang direfleksikan konsumen yang berpegang pada ingatan konsumen dan cara orang
berpikir tentang sebuah merek secara abstrak dalam pemikiran
mereka, sekalipun
pada saat mereka memikirkannya, mereka tidak berhadapan langsung dengan
produk.
Pengertian lain dari brand image
adalah deskripsi tentang asosiasi dan
keyakinan konsumen terhadap merek tertentu, merupakan serangkaian deskripsi
tentang asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu (Tjiptono, 2005:
49).
Sehingga dapat disimpulkan bahwa brand image atau citra merek adalah
bagaimana suatu merek mempengaruhi persepsi, pandangan masyarakat atau
konsumen terhadap perusahaan atau produknya. Brand image
dari suatu produk
yang baik akan mendorong para calon pembeli untuk membeli produk tersebut
daripada membeli produk yang sama dengan merek lain. Karena itu penting bagi
perusahaan untuk memperhatikan perilaku pembelian mereka dalam menentukan
langkah yang tepat untuk menjaga citra positif perusahaan.
|