|
9
nonverbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung/tatap muka atau melalui
media lain seperti tulisan, oral dan visual (Suprapto, 2009:6).
Pengertian lain mengenai komunikasi seperti yang diungkapkan
oleh
Shannon dan Weaver bahwa komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang
saling mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak disengaja dan tidak terbatas
pada bentuk komunikasi verbal, tetapi juga
dalam ekspresi muka, lukisan, seni dan
teknologi (Wiryanto, 2004:7). Berdasarkan pendapat-pendapat para ahli tersebut
dapat ditarik kesimpulan bahwa peran komunikasi dalam kehidupan manusia
sangatlah vital, baik komunikasi dalam bentuk verbal dan nonverbal dengan tujuan
untuk menyampaikan suatu pesan atau maksud kepada si penerima pesan.
2.2.1.1 Proses Komunikasi
Komunikasi membutuhkan proses dimana komunikator (pemberi
pesan) untuk memulai menciptakan informasi sampai dipahami oleh
komunikan (penerima pesan). Menurut Lasswell proses komunikasi
dibedakan menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi secara primer
(primary person) dan proses komunikasi secara sekunder (secondary person)
atau dikenal sebagai persfektif mekanistik (Hubeis, Kartika, dan Dhewi
2012:34 ).
Proses komunikasi secara primer adalah proses penyampaian pikiran
dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan
lambang atau simbol sebagai media/saluran. Lambang sebagai media primer
dalam proses komunikasi adalah pesan verbal (bahasa) dan pesan nonverbal
(gesture, isyarat, gambar,warna, dan lain sebagainya) yang secara langsung
dapat menerjemahkan pikiran atau perasaan komunikator kepada komunikan.
Sedangkan proses komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian
pesan oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan alat atau
sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media
pertama, seperti surat, telepon, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan
sejenisnya (Hubeis, Kartika, dan Dhewi 2012: 34-36).
Berdasarkan pengertian yang telah diuraikan
diatas penulis
menyimpulkan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari
komunikator kepada komunikan dengan tujuan untuk mengubah tingkah laku.
Kegiatan komunikasi yang dilakukan tidak hanya bersifat informatif tetapi
|