![]() 21
pada hasil akhir. Oleh karena itu agar tanah liat dapat digunakan untuk
me mbentuk be nda keramik, harus a da sifat-sifat yang dipersyaratan :
a. Sifat Plastis, merupakan persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk
me ncapai tingkat keplastisan yang di persyara tkan, apabial tidak
me menuhi maka n haris ditambah dengan bahan-baha n yang plastis. Juga
me rupakan kua litas hubungan antara partikel tanah liat yang ditentukan
ole h kandungan mineral da n kehalusan butiran tanah liat. Be rfungsi
sebagai pengikat dalam proses pembentukan se hingga benda yang
dibentuk tidak mengalami keretakan atau pecah atau berubah be ntuk.
Yang mempengaruhi pastisitas yaitu kehalusan partikel tanah liat, bentuk
partikel tanah lia t, zat organik (sisa tumbuhan dan binatang), jumlah air,
struktur (susunan partikel) dan jenis tanah liat
b. Memiliki kemampuan bentuk, ya itu kualitas ya g menopang bentuk
selama proses pembentukan berlangsung yang berfungsi sebagai
penyangga. Tana h liat ya ng memiliki kemampuan ini akan berdiri sendri
tanpa mengalami perubahan bentuk sewaktu proses berlangsung dan
setelah pembentukan selesai. Apabila tanah liat tersebut memiliki
kemapuan bentuk yang kura ng karena tingkat plastisitasnya, maka harus
diperlakukan secara khusus dengan menambahkan fire c lay atau crog atau
me ngurangi ball clay
Gamba r 2.5 Tanah liat yang memiliki daya kerja atau plastisitas ya ng baik
Sumber : Wahyu Gatot Budiyanto, dkk. (2008). Kriya Keramik untuk SMK Jilid 1.
Direktorat Pembinaan Sekolah Me nenga h Kejuruan
c. Susut Kering dan Susut Bakar, selama tanah liat dibentuk menjadi
benda keramik maka akan menga lami penyusuta n ketika keramik tersebut
kering. Hal ini terjadi kare na menguapnya air pembentuk dan air selaput
pada badan dan permukaan benda kera mik sehingga me nyebabkan
butiran-butiran tanah liat menjadi rapat satu sa ma lain. Penyusutan terjadi
|