|
22
2 kali, pe nyusutan yang terjadi dari keadaa n basah ke kering dinamakan
susut ke ring, sedangkan penyusutan ketika proses pembakaran dinamakan
susut bakat. Jumlah presenta si penyusustan (susut ke ring dan baar)
dipersyaratka n antara 5%-15%. Apabila tanah liat tersebut menyusut lebih
dari 15% maka da pat beresiko pecah atau retak.
d. Suhu Kematangan, suhu bakar keramik berkaita n langsung dengan suhu
kematangan yaitu keadaan benda keramik yang telah menc apai
kematangan yang tepat tanpa mengalami perubahan bentuk. Agar tanah
liat dapat menjadi keramik, harus menga lami proses pembakaran 600oC
walalupun tanah liat sudah mengalami perubahan keramik namun belum
me ncapai pembakaran 600oC dapat dikatakan belum menc apai
kematangan ya ng tepat. Masing-ma sing dari jenis ta nah liat memiliki
tingkat suhu kematangan yang berbe da, suhu yang terlalu pa nas akan
me mbuat kekuata n tanah liat tersebut turun bahkan melelah.
e. Porositas, merupakan sifat penyerapan air oleh badan benda keramik atau
bisa dikatakan tingkat kepadatan beda n benda setelah dibakar. Sifat ini
sangatlah penting bagi tanah lia t karena :
-
Mempengaruhi proses penguapan ketika prose s pengeringan, sehingga
terjadi susut kering
-
Mempengaruhi pada sa at
proses pe mbakaran, se hingga air yang
terkandung dalam ta nah liat dapat keluar dengan mudah dan terhinda r
dari le tusan-letusan upan dan retak-retak. Selain itu agar gas yang
timbul karena proses pembakaran zat-za t organic dapa t kelua r
sehingga dapat terjadi susut bakar
f. Ke kuatan Ke ring, merupa kan sifat yang pe nting karena be nda keramik
harus cukup kuat untuk diangkat, disempurnakan dan disusun da lam
tungku pembakaran. Kekuatan kering ini dipengaruhi oleh kehalusan
butir, plastisitas, waktu pemeraman, jumalah air pembentuk,
pencampuran dengan bahan lain dan te knik pembentukan
g. Warna Bakar, warna sebelum pe mbaka ran a tau warna menta h denga n
warna setelah pembakaran berbeda karena kotoran yang bersifat organic
akan terbakar habis selama proses pemba karan. Warna tanah liat mentah
yaitu krem, kuning kecoklatan, me rah kecoklata n, abu-abu dan hitam.
|