|
yang
pada
akhirnya
sampai
ke
konsumen.
Istilah
rantai
pasokan
berasal
dari
sebuah
gambaran mengenai bagaimana organisasi-organisasi terhubung satu sama lain.
Perhatikan hubungan antara pemasok yang menyediakan input, operasi-operasi
pendukung barang dan jasa yang mengubah input menjadi produk dan jasa, juga penyedia
distribusi
dan
layanan
lokal
yang
melokalisasi produk tersebut. Lokalisasi dapat hanya
melibatkan
pengiriman
produk
saja
atau
beberapa proses yang lebih terlibat yang
menangani barang atau jasa tersebut berdasarkan kebutuhan pasar.
Dengan mengunakan manajemen rantai pasokan banyak perusahaan mendapatkan
banyak
keuntungan
kompetitif
melalui
cara
mereka merancang dan menangani operasi-
operasi
rantai
pasokannya,
harus
diingat
bahwa desain rantai pasokan yang baik sangat
dipengaruhi oleh karakteristik usaha yang dijalankan.
2.2.1
Pengertian Supply Chain Management (SCM)
Menejemen rantai pasokan adalah model integrasi dari berbagai proses usaha dari
pengguna
akhir
melalui
pemasok
asal
yang
menyediakan
produk,
jasa,
dan
informasi
yang
menambah
nilai bagi konsumen. (D. Chish and Yacobs, 2004, p ), sehingga secara
umum pengertian Supply Chain Management
menurut
David Sumchi
Levi
et al,
Indrajit
dan
Djokopranoto
(2002)
adalah
Supply Chain Management is a set of approaches
utilized to efficiently integrated suppliers, manufacturers, warehouse, and
stores, so that
merchandise is produced and distributed at the right quantities, to the right locations, at
the
rigt
time,
in
order
to
minimize
systemwide costs while satisfying service level
requirement.
|