Home Start Back Next End
  
18
Faktor-faktor pendorong manajemen risiko, antara lain:
1. 
Kerangka
kerja
manajemen
risiko
sudah
sangat
beragam dan
dirancang
untuk
memenuhi kebutuhan industri tertentu;
2.   Tenaga ahli
yang
menguasai proses pengendalian risiko sudah semakin banyak
dengan kualitas yang baik;
3.   Kompensasi tenaga ahli manajemen risiko semakin dihargai;
4.
Alat bantu atau tool proses pengendalian risiko sudah terotomasi dengan
dukungan TI dan biaya yang relatif terjangkau perusahaan pada umumnya;
5. Munculnya banyak organisasi atau asosiasi yang memperhatikan proses
manajemen risiko baik dari segi regulasi hingga implementasi praktis;
6. 
Banyaknya inovasi teknik manajemen risiko yang lebih sesuai dengan tututan
bisnis saat ini;
7. Terjadi 
penggabungan 
teknik 
manajemen 
risiko 
antar 
industri 
yang
memperkaya proses manajemen risiko itu sendiri;
8. 
Penghargaan terhadap pejabat pengelola
risiko
semakin
tinggi
bahkan
banyak
perusahaan
global
yang memiliki
Chief
Risk
Officer sebagai
anggota Board
of
Director.
Faktor-faktor penghambat manajemen risiko, antara lain:
1. Pengelola
risiko
menghadapai
tantangan
untuk
menyeimbangkan
tugas
pemenuhan  kepatuhan  dengan  pergerakan  usaha  yang  sangat  dinamis  dan
agresif;
2. 
Manajemen
risiko
tidak
mendatangkan
pendapatan bagi perusahaan. Hal ini
menyebabkan pengendalian risiko tidak mendapat perhatian yang cukup bahkan
dari pimpinan perusahaan;
3.   Tingginya 
tingkat 
kesulitan 
untuk 
menentukan 
cara 
pengukuran 
terhadap
kerugian atau pembobotan risiko;
4. 
Kuantifikasi exposure risiko pada skala perusahaan sangatlah sulit dilakukan
mengingat begitu banyak faktor yang terlibat;
5.   Semakin 
luasnya  tugas  dan  kewenangan 
mengakibatkan  beban 
manajemen
risiko
sepenuhnya
diserahkan
kepada
manajer
risiko.
Para
manajer
cenderung
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter