|
10
skor
yang
dapat
digunakan
untuk
merencanakan
skor
yang
hendak
diwujudkan
oleh
personil
di masa
depan.
Kata skor
yang
hendak
diwujuclkl!J:J.
oleh
personil
di
rnasa d
p@.
Kat<b rimblll:J.g
dilnakst!cl
untuk
menunjukkan bahwa kinetja personil diukur
secara
berimbang dari
dua
aspek:
keuangan dan
non keuangan,
jangka
pendek dan
jangka
p[!njang,
int mal dan
eksternaL
Sedangkan
menurut
Yuwono
(2002,p8),
Balanced
Scorecard
merupakan suatu sistem
manajemen, pengukuran, dan
pengendalian
yang
secara c
epat
tepat
dan komprehensif
dapat
memberikan
pemahaman
--------
,
,_ ---
:)_
-------
--
----------------
---
---
-------
----------
---·-------------
kepada
manajer
tentang
kinetja
bisnis.
Pengukuran kinetja
tersebut
memandang
unit bisnis
dari
empat
perspektif, yaitn
perspektif keuangan,
pel@ggan, pross
bisnis dalam
p
rusl!haan,
sert<proses
p
mb
lajar!!Il
dan pertumbuhan.
Balanced
Scorecard
melengkapi
seperangkat
ukuran
fmansial
kin
rja
masa
lalu
d
ngan
ukuJ:an
pendorong
(driver)
k:in
rja
lllasa
dep@.
Tujuan
dan
ukuran
scorecard
diturunkan
dari
visi
dan
strategi.
Tujuan
dan
nknran
memandang kinetja
perusahaan
dari
empat
perspektif:
finll1lsia1,
pelanggan,
proses
bisnis
internal,
s
rta
pelllb lajaran
dan
pertumbuhan. Empat
perspektif
ini
memberi
kerangka
ketja
bagi
Balanced Scorec:ard
(lihat Gambar .1).
|